Puisi : Rembulan Mencumbu Senja

Kala itu
Jingga mulai menyapu cakrawala
Hangat, bak memelukku erat
Mata sang hari mulai jatuh perlahan
Melepaskan penat yang ia tahan

Kulihat rembulan datang menggantikan
Dia malu-malu
Entah denganku, dengan rumput?
Aku juga tak tahu
Yang pasti rembulan datang demi senja

Ia ingin mencumbu senja
Meskipun ia tahu itu takkan lama
Namun ia tetap mencoba
Indahnya senja
Indahnya kala rembulan mencumbu senja
                                     -Arif Ahmad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi : Kau Tahu?

Sekumpulan Kata bagian II

Puisi : Ilusi